Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Desember 2012

Sekilas Usaha Penetasan Telur Ayam

Ayam merupakan unggas yang sudah cukup familiar dengan kehidupan kita, produk-produk makanan dan lauk pauk yang berbahan dasar ayam banyak ditemukan di sekitar kita dan banyak digemari. Boleh dikatakan Ayam dengan berbagai variannya seperti daging dan telur telah menjadi kebutuhan “pokok” hidup kita sehari-hari. Tidak heran jika bisnis ayamtelah menjadi gantungan hidup banyak orang, karena memang memiliki peluang usaha yang cukup luas. Banyak bidang yang bisa ditekuni dari usaha pada komoditas ini diantaranya budi daya ayam petelur, budi daya ayam pedaging, penyediaan bibit ayam dan lain sebagainya. Pada kesempatan ini akan dibahas Analisa Usaha Penetasan Telur Ayam, yang merupakan bagian dari penyediaan bibit ayam. Melengkapi tulisan terdahulu mengenai Analisa Usaha Penetasan Telur Itik.


Usaha penetasan ini dilakukan dengan menggunakan mesin penetas bukan dengan cara alami menggunakan induk ayam, karena dari segi ekonomis lebih memungkinkan dikembangkan sebagai sebuah usaha. Penetasan telur ayam sebenarnya lebih mudah dibandingkan dengan penetasan telur itik, pada penetasan telur itik diperlukan kelembaban udara yang lebih tinggi sedangkan pada penetasan telur ayam lebih rendah. Dari segi waktu , telur ayam akan menetas setelah dierami selama 21 hari sedangkan telur ituk 28 hari. Dengan demikian dari segi biaya operasional akan lebih murah usaha penetasan telur ayam ini. Sama dengan usaha penetasan telur itik, usaha penetasan telur ayam dapat dilakukan sebagai usaha sampingan rumah tangga, sebagai usaha profit oriented skala Usaha Kecil dan Menengah maupun usaha besar. Akan tetapi kesemuanya itu harus dilakukan dengan baik dengan pendekatan Majanemen Penetasan telur berbasis kualitas dan mutu yang baik.

Sebelum memulai usaha penetasan telur ayam ini perlu dipertimbangkan terlebih dahulu jenis telur ayam apa yang akan ditetaskan. Ada beberapa kebutuhan pasar ayam antara lain ayam petelur, ayam pedaging,ayam kampung, ayam hias (cemani, ayam mutiara, ayam kate dan lain-lain). Masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan, tetapi dari segi manajemen penetasan dan operasionalnya hampir sama. Misalnya saja ayam pedaging dan ayam petelur, biasanya kelompok ayam ini dipelihara dalam jumlah yang besar oleh satu peternak, jumlahnya mencapai ribuan sehingga kebutuhan akan DOC (Day Old Chicken) juga besar. Daging dan telur kelompok ayam ini cukupbanyak diminta oleh pasar. Akan tetapi biasanya peternak sudah mendapat suplai bibit dari industri DOC besar, sehingga bagi Usaha Kecil di bidang ini harus mampu bersaing dengan industri penetasan telur yang besar.

Ayam kampung nampaknya lebih memiliki peluang usaha bagi kelompok usaha kecil, permintaan daging ayam kampung dan telurnya juga cukup besar, tetapi pemain besar belum begitu banyak terjun dalam bidang ini. Ayam hias sebenarnya juga memiliki potensi cukup lumayan untuk ditekuni, meski pasar ayam hias tidak seluas untuk kebutuhan konsumsi. Harga anakan maupun ayam hias yang sudah dewasa relatif lebih mahal dibandingkan dengan ayam konsumsi. Dengan Biaya Operasional penetasan yang hampir sama tetapi harganya lebih mahal, hal ini merupakan peluang untuk ditekuni.
PERSIAPAN PENETASAN TELUR AYAM

Persiapan dalam usaha penatasan telur ayam meliputi beberapa hal antara lain :
Persiapan Tempat, Tempat untuk penetasan diupayakan cukup luas dengan tidak terkena panas matahari secara langsung dan tidak terkena angin yang dapat menyebabkan perubahan suhu secara mencolok. Selain itu diupayakan lingkungan tempat penetasan memiliki sanitasi yang bagus dan tidak mengandung bibit-bibit penyakit. Sanitasi yang buruk akan mempengaruhi prosentase penetasan.
Persiapan Mesin Penetas, Pilihlah mesin penetas telur yang baik dan sesuai dengan kebutuhan. Mesin tetas yang baik adalah yang memiliki prosentase penetasan yang tinggi, walaupun prosentase penetasan yang tinggi tidak hanya dipengaruhi oleh mesin penetas saja, tetapi juga oleh bibit yang baik, pemeliharaan dan lain-lain. Mesin penetas telur juga harus disesuaikan dengan kebutuhan, jika kebutuhan penetasan telur hanya 100 butir per periode, tidak efektif kalau kita gunakan mesin penetas berkapasitas 500 butir. Periksa dengan seksama kelengkapan mesin tetas dan pastikan dapat beroperasi dengan baik dengan suhu dan kelembaban yang tepat sebelum telur dimasukkan. UntukPanduan mengenali mesin tetas ada baiknya dibaca tulisan ini. Suhu ideal ruang mesin tetas pada kisaran 37-38 derajat Celcius, meski telur dapat menetas pada suhu antara 36 sampai dengan 40 derajat celsius.
Persiapan Telur dan indukan, Carilah indukan yang memiliki umur yang cukup, tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, selain itu diupayakan telur tidak disimpan terlalu lama. Semakin lama telur disimpan sebelum dieramkan akan menurun tdaya tetasnya. Diupayakan telur tidak disimpan lebih dari satu minggu sebelum ditetaskan.

PROSES PENETASAN TELUR AYAM

Proses penetasan telur ayam tidak jauh berdeda dengan penetasan telur itik, hanya pada penetasan telur ayam tidak perlu melakukan penyemprotan dengan air hangat untuk menambah kelembaban ruang mesin tetas.
1. Pemasukan Telur
Pemasukan Telur ke dalam mesin tetas setelah dipastikan mesin tetas benar-benar siap untuk dipergunakan, parameter kesiapan mesin tetas adalah suhu sudah sesuai dengan standard, kelembapan udara cukup ideal, tidak ada lubang yang akan mengurangi performa mesin tetas Sebelumnya mesin tetas telah disemprot dengan disinfectant terlebih dahulu. Bersihkan telur-telur ayam dari berbagai macam kotoran dan bakteri. Telur yang bersih menghindarkan embrio mati karena bakteri dan mudah untuk diamati perkembangannya. Pengamatan embrio dapat dilakukan dengan teropong lampu pijar, pada usia 4 hari embrio yang berkembang akan nampak seperti akar-akar pohon berwarna merah, sedang embrio yang tidak berkembang atau telur tidak mengandung bibit ayam akan tampak bening. Selama 3 hari pertama telur didiamkan dalam mesin tetas dan tidak usah dibuka dan tidak dilakukan pembalikan telur. Cukup diamati suhu di dalam ruangan, jika suhu sudah konstan di nilai ideal biarkan saja, jika tidak perlu disesuaikan.

2. Pengeraman Telur
Setelah 3 hari sudah bisa dilihat telur-telur yang memiliki benih atau tidak. Telur yang tidak memiliki benih ayam perlu disortir karena tidak akan menetas, telur ini masih bisa untuk dikonsumsi dan masih bisa dijual atau dijadikan makanan. Memasuki hari keempat sampai hari ke 18 , telur ayam sudah harus kita bolak-balik sehari 2 sampai 4 kali,bahkan 6 kali, frekuansi pemutaran telur akan berpengaruh pada daya tetas telur. Semakin sering akan semakin baik. Pada hari keempat tersebut telur perlu diangin-anginkan dengan cara membuka tutup mesin penetas selama kurang lebih 10 sampai dengan 15 menit. Proses mengangin-anginkan telur ini perlu dilakukan seriap 3 sampai 4 hari sekali sampai hari ke 18. Dalam masa pengeraman ini yang perlu diperhatikan selain suhu dijaga supaya tetap konstan adalah kelembapan udara. Jika kelembapan dirasa kurang bisa ditambahkan dengan menyemprotkan air hangat ke telur-telur. Pada Penetasan telur ayam hal ini jarang perlu dilakukan.

3. Masa Menetas
Pada hari ke 18 telur sudah tidak perlu lagi dibolak-balik, diamkan dalam mesin tetas, mesin tetas ditutup dan cukup dikontrol parameter suhu ruangan dan kelembabannya. Setelah hari ke 21 telur ayam sudah menetas, bahkan di hari ke 20 kemungkinan sudah ada yang menetas. Segera pindahkan anakan ayam yang menetas ke ruangan lain agar tidak mengganggu telur yang belum menetas. Yang perlu diperhatikan anak ayam dipindahkan pada ruangan yang memiliki suhu hampir sama dengan suhu di dalam ruang penetas, seiring dengan bertabhnya usia suhu perlahan-lahan diturunkan. Anak ayam yang baru menetas masih menggunakan energi dari makanan cadangan dari telur, sedikit demi sedikit dilatih makan dengan menaburkan makanan di bulu-bulunya. Setelah cukup kuat anakan ayam siap dijual atau dipelihara.

Jumat, 30 November 2012

Prospek Cerah Budidaya Jamur Merang

Sebut saja sate jamur, jamur goreng tepung, sup jamur, pepes jamur, keripik jamur, dan banyak jenis makanan olahan lain dari jamur, kini menjadi daftar menu utama di restoran-restoran yang menyediakan menu khusus vegetarian. Di restoran dan rumah makan umum pun, menu serbajamur kini semakin banyak ditemui.




Gambar dari: rumahjamurmerang.indonetwork.co.idJamur disukai tak hanya karena rasanya yang lezat. Jamur, juga dipercaya kaya manfaat. Dibanding dengan daging, jamur memang punya nilai plus tersendiri. Jika daging erat dengan masalah lemak atau kandungan kolesterol, jamur sebaliknya: bebas kolesterol serta kaya serat vitamin dan mineral. Karenanya, jamur dipercaya mampu mengobati berbagai penyakit. Jamur merang, misalnya berguna bagi penderita diabetes dan penyakit kekurangan darah, bahkan dapat mengobati kanker. 

Sesuai dengan namanya, umumnya jamur ini tumbuh pada merang atau jerami padi. Jamur merang dapat dengan mudah kita temui di tumpukan jerami sehabis masa panen padi. Seusai masa panen, jamur merang akan sulit ditemui. Namun dengan cara pembudidayaan modern, kita dapat menikmati jamur merang kapan saja. Tidak tergantung musim. 

Pembudiyaan jamur merang secara modern, membutuhkan tempat khusus yang diset sebagai tempat tumbuh jamur. Kumbung (rumah jamur) yang telah dilengkapi media tumbuh dan telah diatur temperaturnya merupakan tempat terbaik untuk kembang biak jamur merang. 

Kumbung dapat dibuat dengan rangka besi, kayu atau bambu, serta dinding dan atap plastik. Di bagian luar kumbung ini dipasang lagi atap, dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu, nipah ataupun kain yang dapat ditutup dan buka, untuk mengatur cahaya matahari yang masuk. Kumbung juga harus dilengkapi jendela untuk mengatur sirkulasi udara. Di dalam kumbung, dibuat dua deret rak (bedengan) bertingkat, sebagai tempat meletakkan media tumbuh.



Gambar dari: primarasa-gemilang.indonetwork.co.idMedia tumbuh yang dibutuhkan merupakan hasil pengomposan jerami dan campuran limbah kapas dengan perbandingan 2:1, ditambah 1-2 % kapur. Jerami dibasahi air, kemudian ditimbun bersama kapur di lantai, lalu ditutup plastik polibag selama 5 hari. Pada hari kelima, timbunan itu dibuka, dibalik, dan ditambahi bekatul, kemudian diletakkan di bedengan. Bedengan itu kemudian ditutup polibag selama 4 hari untuk menjalai proses fermentasi. Sebelum digunakan, bahan ditambah lagi dengan limbah kapas dan biji-bijian seperti kacang hijau, beras, jagung, kedelai, atau biji kapuk.

Setelah siap, media tumbuh diletakkan di rak-rak bedengan di dalam kumbung. Agar terhindar dari serangan bakteri, ngengat, ataupun jamur lain, kumbung dan media tanam harus disterilkan. Sterilisasi dilakukan dengan proses pasteurisasi, yakni pemanasan kompos dan ruangan rumah jamur dengan uap panas hingga temperatur 70 derajat celcius selama 5-7 jam. Suhu kompos dipertahankan 70 derajat selama 2-3 jam. 

Pemanasan kumbung ini dilakukan dengan menghidupkan generator uap yang telah dihubungkan dengan ruangan dalam kumbung. Generator uap dapat dibuat sederhana, menggunakan drum-drum bekas yang diisi air, serta dipanaskan menggunakan kayu bakar. Uap yang dihasilkan disalurkan ke dalam kumbung.

Setelah pasteurisasi, udara segar dibiarkan masuk untuk menurunkan suhu hingga mencapai 32-35 derajat celcius. Saat inilah bibit boleh mulai ditanam.

Bibit jamur merang biasanya diperoleh dari penjual bibit. Tidak mudah membuat biakan bibit jamur sendiri, kalaupun bisa, kualitasnya tidak selalu bagus. Bibit ditebarkan di seluruh permukaan jerami yang telah dikomposkan. Setelah itu, jendela dan pintu kumbung ditutup selama tiga hari. Suhu dijaga dalam kisaran 32-38 derajat celcius. Bibit jamur memerlukan suhu yang agak panas untuk menumbuhkan miselium (benang-benang jamur). 

Sirkulasi udara harus dijaga. Selain itu, perhatikan pula media tumbuh, jangan sampai jerami kering. Bila perlu, semprotkan air yang telah dicampur sedikit urea.

Pada hari ke 8-12 setelah peletakan bibit, jamur merang sudah siap dipanen. Jamur merang biasanya diminati saat kuncupnya belum mekar, masih berbentuk bulat dengan warna putih kecoklatan. Bila kuncup telah mekar, meski masih bisa dimakan, namun nilai ekonomisnya akan turun.

Saat ini, jamur merang kualitas bagus dapat dijual dengan harga cukup tinggi, 9.000-10.000 perkilogram. Dari setiap kandang berukuran 4 x 8 meter berisi sepuluh rak bedengan, dapat dipanen 25-40 kilogram jamur. Setiap hari selama masa panen yang berlangsung 15-17 hari. 


Ditulis oleh: Muridun, petani jamur di Desa Rowosari Kecamatan Limpung, Batang.

Rabu, 28 November 2012

Peluang Usaha Dari Budi Daya Kelengkeng Pingpong



Bila anda menjumpai buah kelengkeng yang berukuran besar bisa jadi itu adalah Kelengkeng Pingpong. Kelengkeng Pingpong merupakan jenis kelengkeng yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dipersamakan dengan bola pingpong. Sebenarnya kelengkeng pingpong bukanlah tanaman asli Indonesia karena berasal dari Vietnam yang dibawa masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan kelengkeng lokal Indonesia yang hanya bisa berbuah dengan baik di dataran tinggi, Kelengkeng pingpong bisa tumbuh dan berbuah pada tanah dataran rendah.

Kelengkeng pingpong memilikiki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan kelengkeng lain sehingga sangat ccocok untuk dibudidayakan. Selain bisa tumbuh di dataran rendah kelengkeng pingpong memiliki ukuran buah yang besar sebesar bola pingpong. Dari sisi usia kelengkeng pingpong dapat berbuah dengan cepat yaitu pada usia 1.5 tahun sudah bisa mulai berbuah. Bila buah-buahan lain rata-rata berbuah satu tahun sekali, kelengkeng pingpong dapat berbuah lebih dari satu kali dalam satu tahun. Boleh dikatakan Kelengkeng Pingpong berbuah dengan tidak mengenal musim karena buah bisa tumbuh dari ranting-ranting secara bergantian. Bagi masyakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas, kelengkeng pingpong bisa ditanam pada lahan sempit bahkan pada media pot. Dengan beberapa kelebihan terdebut membuat kelengkeng pingpong menjadi potensi agrobisnis yang cukup mengiurkan.

Sebenarnya ada empat jenis kelengkeng yang cocok ditanam di dataran rendah yaitu Kelengkeng Pingpong, Kelengkeng Diamond River, Kelengkeng Kristalin dan Kelengkeng Itoh. Kelengkeng Diamond river merupakan kelengkeng yang berasal dari Cina sedangkan Kelengkeng Kristalin dan Itoh dari Thailand. Dari sisi ukuran Kelengkeng memiliki ukuran buah yang paling besar dan usia berbuah yang paling pendek.

Saat ini telah banyak orang yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong, ada yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong hanya sebagai kegemaran dan koleksi saja, tetapin ada yang memang serius menekuninya sebagai lahan bisnis. Salah satu yang menekuni budi daya kelengkeng pingpong sebagai usaha bisnis adalah Isto Suwarno. Beliau bisa dikatakan sebagai perintis Budi daya kelengkeng pingpongdengan bendera usahanya yang diberi nama Telaga Nursery.Di Kawasan Pemukti Baru Tlogo RT12 RW04 Prambanan, Klaten , bibit-bibit kelengkeng Pingpong aneka ukuran disemaikan dan dibudidayakan.

Pada awalnya pada tahun 1996 biji kelengkeng Pingpong mulai ditanam di Prambanan. Bibit ini diperoleh dari pohon indukan yang ditanam di Semarang yang asalnya dari Vietnam. Kini Pak Isto sudah menjual ribuan bibit kelengkeng ke berbagai pelosok tanah air. Pembeli selain datang langsung dan membeli di tempat ada juga yang minta di antar sampai tujuan. Sampai sekarang Pak Isto selalu kebanjiran order bibit kelengkeng Pingpong. Harga bibit kelengkeng pingpong cukup bervariasi tergantung pada ukurannya, misalnya untuk ukuran 15 cm sampai 20 harganya 20 ribu untuk yang berasal dari biji sementara yang berasal dari okulasi berukuran 60 cm seharga 40 ribu. Keunggulan bibit dari okulasi adalah lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji, sehingga lebih banyak digemari pembeli. Selain itu Pak Isto juga menyediakan pohon kelengkeng pingpong dalam bentuk pot. Harga tergantung pada ukurannya ada yang seharga 250 ribu bahkan 2.5 juta.
PERAWATAN KELENGKENG PINGPONG

Untuk mendukung hasil yang maksimal dalam budi daya kelengkeng Pingpong ini ada beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan oleh penggemar antara lain :
- Menyiapkan lubang sebelum kelengkeng pingpong ditanam. Untuk bibit yang mesar ukuran lubang adalah 0.75m x 0.75m x 0.75m sedangkan untuk bibit kecil ukuran 0.5mx0.5mx0.5m .
- Jarak ideal antar tanaman dalam kebun antara 5 sampai 6 meter.
- Media tanaman adalah Pupuk Kandang dan Tanah 1:2 dan diamkan dalam lubang selama 7 hari sebelum bibit di tanam.
- Dilakukan pemangkasan pada ranting setelah mencapai ketinggian 1.5 meter. Hakl ini dilakukan untuk memperbanyak ranting sehingga kelengkeng pingpong berbuah lebih banyak. Pola pelangkasan dengan sistem 1:3:9.
- Dilakukan Pemupukan 3 kali dalam setahun.
- Penanaman dalam pot dengan komposisi media tanam 2:1:1 (tanah:pupuk kandang:sekam).
- Dengan perawatan yang baik meliputi proses dangir, pemupukan dan penyirama teratur dalam 1.5 tahun bibit yang berasal dari okulasi akan mulai berbuah, sedangkan bibit dari biji akan berbuah pada usia 2.5 tahun. Bila anda tertarik dengan kelengkeng Pingpong ada baiknya anda mencoba.

Senin, 26 November 2012

Peluang Bisnis dari Buah Pepaya California


Buah pepaya sudah tidak asing lagi di tengah-tengah kita, pemanfaatan buah ini telah merambah berbagai kebutuhan hidup. Buah pepaya yang selama ini ada di sekitar kita memiliki ukuran yang cukup besar, tidak akan habis jika dikonsumsi satu orang dalam satu waktu. Padahal menurut ahli gizi buah pepaya yang dikupas terlalu lama akan kehilangan banyak kandungan gizi. Hal inilah yang menjadikanbisnis pepaya California cukup potensial untuk ditekuni. Karena Pepaya California memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan pepaya jenis lain. Rata-rata ukuran pepaya California hanya separuh dari pepaya biasa.

Pepaya California sebenarnya berasal dari Amerika Tengah dan Karibia, namun yang berkembang di Indonesia adalah hasil pemuliaan tanaman dari Pusat Kajian Buah-buahan Tropika- Institut Pertanian Bogor (PKBT-IPB) dengan nama IPB-9.
Bisnis budidaya Pepaya California ini cukup menjanjikan dan tengah menjadi incaran banyak orang. Di supermarket besar, harga jual pepaya ini bisa mencapai Rp 8.000 per kilogram (kg). Bandingkan dengan pepaya bangkok yang hanya sekitar Rp 4.000 per kg.

Budidaya Pepaya California mulai menghasilkan buah siap petik pada usia 7 bulan sampai 9 bulan dengan usia produktif selama 28-30 bulan. Jika Pepaya California sudah berproduksi, kita bisa memanen pepaya segar satu minggu sekali. Setiap pohon bisa menghasilkan buah sekitar 50 kg – 80 kg selama usia produktif. Keungulan lain dari bisnis Budidaya Pepaya California adalah penanaman dengan pola pertanian organik,sehingga memiliki nilai tambah.(Galeriukm).

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id

Minggu, 18 November 2012

Usaha Sampingan Peluang Bisnis Ternak Kelinci Hias

Peluang bisnis ternak kelinci hias pada saat ini sedang marak dilakukan di beberapa daerah karena disebabkan permintaan masyarakat yang meningkat terhadap kelinci hias tersebut.


Jenis kelinci hias memiliki bentuk yang lucu dan berbulu lebat atau model karpet. Usaha sampingan budidaya kelinci hias ini bisa dilakukan di tempat yang memiliki suhu dingin ataupun panas.

Kelinci hias adalah jenis hewan pengerat dengan pakan utamanya rumput segar, wortel, kangkung, dan sayuran lainnya. Variasi makanan sangat penting untuk menjaga kesehatan kelinci. Selain makanan maka kebersihan kandang juga harus diperhatikan terutama kotoran dan urin harus langsung jatuh ke bawah kandang sehingga bulu kelinci tetap bersih dan terlihat rapih.

Kuku kelinci pun harus sering di bersihkan, kalau kukunya sudah panjang maka akan melukai wajahnya ketika menggaruk. Dalam beberapa waktu kelinci bisa dimandikan kemudian dijemur untuk memelihara kebersihan kulit dan bulunya. 

Sabtu, 17 November 2012

PELUANG BISNIS DARI JAMUR KUPING



Gambar dari : ajisakajamur.co.idBingung agribisnis mana yang akan dipilih? Tak ada salahnya bila Anda mencoba usaha tani jamur konsumsi. Menurut H.M Kudrat Slamet, Ketua Umum Masyarakat Agribisnis Jamur Indonesia (MAJI), jenis jamur yang diminati konsumen, yaitu jamur merang (Volvariella volvaceae), jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), jamur kuping (Auricularia polytricha), champignon (Agaricus bisporus), dan shiitake (Lentinus edodes). Dari kelima jenis jamur tersebut, jamur meranglah yang banyak diusahakan petani. Sebab, dibandingkan jenis jamur lainnya, jamur merang lebih mudah dibudidayakan, dan siklus hidupnya pendek, hanya satu bulan. “Jamur merang mendominasi 55%—60% dari total produksi jamur nasional,” ungkap Kudrat. Peringkat berikutnya adalah jamur tiram putih. Produksi jamur yang pengembangannya mulai dirintis sejak 1997-an itu, sekitar 30% dari total produksi jamur Indonesia. Jamur kayu yang banyak dibudidayakan di daerah berketinggian 800—1.300 m di atas permukaan laut ini mempunyai siklus hidup 5 bulan dengan masa panen 4 bulan.

Tinggal Pilih



Gambar dari: indobisnisandshop.comPetani jamur merang banyak dijumpai di daerah dataran rendah, seperti di pantai utara Jawa (Pantura). Khususnya di Jabar, sentra produksi jamur merang dapat ditemui di Bekasi, Karawang, Subang, dan Cirebon. Sementara sentra jamur tiram putih berada di Kabupaten Bandung (Cisarua, Lembang, Ciwidey, Pangalengan), Bogor, Sukabumi, Garut, dan Tasikmalaya. Di luar Jabar terdapat di Sleman, Yogyakarta, dan Solo. Untuk jamur kuping, bisa dijumpai di Jateng (Ambarawa dan Yogyakarta), serta di Ciwidey (Kab. Bandung).
Walaupun belum banyak, pelaku usaha jamur champignon, alias jamur kancing, dapat dijumpai di Bumiayu (Jateng) dan Randutatah, Malang (Jatim). Pun untuk jamur shiitake, contoh pelaku usahanya berada di Cibodas, Lembang, dan Malang. Champignon dan shiitake lebih banyak dihasilkan oleh perusahaan besar lantaran diproduksi untuk olahan (kalengan). Sementara jamur merang, jamur tiram putih, dan jamur kuping, lebih merakyat, sehingga banyak dipilih untuk diusahakan.

Bernilai Plus
Menurut MAJI, dalam tiga tahun terakhir, minat masyarakat untuk mengonsumsi jamur terus meningkat. Salah satunya dapat dilihat dari kreativitas para pedagang, yang sebelumnya hanya menjajakan jamur segar, sekarang sudah merambah ke olahan, seperti memproduksi keripik jamur. Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi jamur berpengaruh positif terhadap permintaan pasokan. “Permintaan jamur terus meningkat, berapa pun yang diproduksi oleh petani habis terserap. Kenaikannya sekitar 20%—25%/tahun,” papar Ir. N.S Adiyuwono, pemilik perusahaan Jamur Sinapeul di Ciwidey, yang mengusahakan jamur tiram dan jamur kuping.
Konsumen, lanjut Adi, menyadari bahwa jamur bukan sekadar makanan, tapi juga mengandung khasiat obat. “Dulu, banyak orang kalau ditawari jamur takut keracunan. Sekarang ada perubahan paradigma, ketika disodori jamur akan bertanya tentang khasiatnya,” imbuhnya.

Selain lezat, dewasa ini orang makan jamur lantaran pertimbangan kesehatan. Jamur mudah dicerna dan dilaporkan berguna bagi para penderita penyakit tertentu. Jamur merang misalnya, berguna bagi penderita diabetes dan penyakit kekurangan darah. Memang, setiap jenis jamur mengandung khasiat obat tertentu (baca: Khasiat Jamur). Jamur mempunyai nilai gizi tinggi, terutama kandungan proteinnya sekitar 15%—20% (bobot kering). Daya cernanya pun tinggi, 34%—89%. Kelengkapan asam amino yang dimiliki jamur lebih menentukan mutu gizinya. Kandungan lemak cukup rendah, antara 1,1%—9,4% (bobot kering), berupa asam lemak bebas mono ditriglieserida, sterol, dan fosfolipida. Jamur juga merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin, dan asam askorbat. Umumnya, jamur kaya akan mineral terutama fosfor, kalsium, dan zat besi.

Belum Terpenuhi

Sampai saat ini jamur lebih banyak diproduksi di Jawa. Berdasar data MAJI, setiap hari Jabar memproduksi 15—20 ton jamur merang dan 10 ton jamur tiram. Sementara jamur kuping, dengan sentra utama Jateng, setiap hari memproduksi 1 ton. Disusul jamur shiitake dengan produksi 500 kg/hari. Sebagian besar produksi jamur dipasarkan dalam bentuk segar. Kota-kota besar menjadi tujuan pasar utama jamur selama ini. Pasar Jakarta misalnya, dipasok dari Karawang, Bandung, Bogor, dan Sukabumi. Dari Cisarua-Bandung saja, setiap hari, tidak kurang dari 3 ton jamur tiram masuk Jakarta. Ir. Misa, M.Sc., petani jamur merang di Karawang, memprediksi, kebutuhan pasar Jakarta terhadap jamur merang sekitar 15 ton/hari. Sementara Karawang baru mampu memasok 3 ton. Untuk jamur kuping terutama diserap pasar Jateng lantaran banyak dibutuhkan industri jamu. Walau demikian, jamur kuping dari Jateng pun masuk Bandung, sehari tidak kurang dari 200 kg.

Selain dijual segar, sebagian pelaku usaha melakukan diversifikasi produk dengan memproduksi keripik dan tepung. Rina di Bandung misalnya, setiap hari memproduksi 50—100 kg keripik jamur tiram. Sampai saat ini dia mengaku belum mampu memenuhi permintaan yang mencapai 500 kg—2 ton. Sementara tepung banyak dibutuhkan industri untuk memenuhi kebutuhan kelompok vegetarian.

Walau banyak dibutuhkan, “Seluruh produksi jamur baru memenuhi 50% dari permintaan pasar,” ucap Kudrat. Belum lagi ditambah permintaan pasar luar negeri, seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa (Tabel 1). “Sampai saat ini permintaan itu belum bisa dipenuhi,” imbuh Basuki Rachmat, Sekjen MAJI. Misa yang juga Kepala Pusdiklat Budidaya Jamur Merang Indonesia, pun membenarkan permintaan pasar ekspor belum sanggup terpenuhi. “Untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri saja masih kurang,” imbuh lulusan Teknik Kimia ITB ini yang sudah bertani jamur sejak 1990 lalu.

Harga Stabil


Dibandingkan komoditas lain, harga jamur terbilang stabil. Mungkin lantaran jamur bukan komoditas pokok seperti beras, cabai, maupun bawang merah.
Dalam dua minggu pertama September, harga jamur merang di tingkat petani Rp9.000—Rp10.000/kg (BEP Rp6.000/kg). Selisih harga di tingkat pengumpul lebih tinggi Rp3.000—Rp4.000/kg. Di pasar, harganya menjadi Rp15.000—Rp20.000/kg. “Karena rantai tataniaganya cukup panjang, selama ini keuntungan dari bisnis jamur merang lebih banyak dinikmati para pengumpul,” tandas Kudrat.

Kalau jamur tiram, keuntungannya lebih banyak dinikmati oleh petani. Pengumpul paling memperoleh keuntungan Rp1.000—Rp2.000/kg. Harga jamur tiram di tingkat petani pada kurun waktu yang sama rata-rata Rp5.300/kg (BEP Rp4.000/kg). Di pasar induk Rp6.000/kg (subuh) dan di pasar kecil Rp10.000/kg.

Harga jamur kuping basah di tingkat petani rata-rata Rp6.000/kg. Di pasar Rp8.000/kg. Sedangkan jamur kuping kering berkisar Rp35.000—Rp50.000/kg. Menurut Adi, untuk menghasilkan sekilo jamur kuping kering diperlukan 6 kg yang basah. Sementara itu, Desianto FW, petani jamur kuping di Semarang, Jateng, menyatakan, harga jamur kuping lebih tinggi lagi pada tingkat pengguna akhir. Kisarannya Rp60.000—Rp80.000/kg.
Kendati harganya cukup menggiurkan, ada saat tertentu jamur segar kurang laku, yaitu 1—2 minggu setelah Lebaran. Setelah itu harganya normal kembali. Oleh sebab itu, diversifikasi produk menjadi sangat penting.

Stagnan
Dalam dua tahun terakhir, produksi jamur stagnan, bahkan cenderung menurun. Padahal petani pembudidaya sudah cukup banyak. Petani inti jamur merang sekitar 5.000 orang, jamur tiram 600 petani, jamur kuping 200 petani, dan pengusaha shiitake sekitar 10 pelaku.

Menurut Kudrat, yang mempengaruhi stagnasi produksi lantaran ada sekitar 30% petani jamur merang maupun tiram yangg kolaps karena mereka tidak mampu lagi untuk berproduksi. Ini lebih banyak diakibatkan oleh kesulitan memperoleh bahan bakar minyak tanah karena harganya naik. Padahal, “BBM merupakan 20% dari ongkos produksi,” tandas Adi.

Memang, minyak tanah bisa dikonversi dengan batubara atau kayu bakar. Namun itu bukan hal mudah. “Dulu, saya pernah menggunakan batubara, tapi ternyata panasnya tidak stabil, dan asapnya mempengaruhi kualitas media tanam,” aku Misa. Ditambah lagi, bila menggunakan batubara, selain susah didapat juga menghasilkan limbah debu. Sementara budidaya jamur harus benar-benar bersih.

Selain itu, para petani juga dihadapkan kepada persoalan akumulasi hama penyakit. Di Kabupaten Bandung misalnya, petani dipusingkan oleh serangan cendawan Aspergillus sp. Cendawan ini sangat mengganggu media tanam (baglog) sehingga pertumbuhan jamur tiram terhambat, bahkan mati. Hal ini terjadi saat kemarau panjang atau hujan berkepanjangan. Di lain pihak, “Sekitar 50% biaya produksi terdiri dari media tumbuh,” ucap Kudrat.
Pun di Yogyakarta, para petani jamur kuping kelimpungan oleh serangan hama krepes (tungau). Pengendalian dengan racun akarisida bukan solusi, lantaran jamur merupakan produk organik.

Usaha Sarana

Selain mengandalkan penjualan jamur segar, beberapa petani jamur memilih menjual bibit botolan dan baglog. Kudrat, yang juga pemilik perusahaan jamur CV Citi Mandiri di Cisarua-Bandung, selain memproduksi jamur tiram, pun menjual bibit dan baglog. Dari 15 kumbung yang diusahakan, setiap hari ia memproduksi 10.000 baglog dan bibit botolan.

Demikian pula Adiyuwono yang mulai merintis usaha sejak 2003. Setiap bulan ia memproduksi 100 ribu baglog, 10%—40% diantaranya untuk jamur kuping. Sementara produksi bibitnya sebanyak 30.000 botol/bulan. Bibit ia jual Rp4.000—Rp5.000/botol. Sedangkan baglog jamur tiram dijual Rp1.600 dan Rp1.400 untuk baglog jamur kuping. Selain diserap petani di Jawa, bibit itu dilempar sampai ke Sumatera dan Kalimanatan.

Hal serupa dilakukan Jemy Susanto, pemilik perusahaan Jamur Agro Lestari di Solo. Setiap bulan ia memproduksi bibit F2 1.000 botol dan 20.000 baglog. Bibit dan baglog ini ia pasarkan hingga ke luar Jawa. Jemy mematok harga bibit Rp59.000 untuk Jawa dan Rp69.000 luar Jawa.
Berdasar data MAJI, omzet perdagangan media tanam mencapai Rp4,4 miliar/tahun. Sedangkan omzet perdagangan bibit mencapai Rp750 juta setahun. Adapun omzet perdagangan jamur segar mencapai Rp17,3 miliar/tahun.

Dadang WI, Selamet Riyanto

Rabu, 14 November 2012

Manfaat Jahe Merah dan Peluang Bisnisnya



Jahe merah atau yang biasa dikenal dengan nama latin Zingiberaceae Officinale Rose merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang dimanfaatkan masyarakat sebagai ramuan obat tradisional. Namun seiring dengan perkembangan kreativitas dan hadirnya inovasi baru dari para pelaku usaha, saat ini jahe merah berhasil diolah menjadi minuman sehat yang memiliki prospek bisnis cukup cerah.

Meskipun pada dasarnya jahe merah tidak jauh berbeda dengan jahe biasanya yang digunakan sebagai bumbu masakan. Tetapi aroma dan sensasi rasa yang terkandung dalam jahe merah lebih pedas jika dibandingkan dengan jahe biasa. Sehingga tidak heran bila jenis jahe tersebut sangatlah cocok bila diolah menjadi produk minuman unik yang memberikan sensasi hangat bagi para konsumennya.

Selain mampu menghangatkan badan, minuman jahe merah ternyata bisa meringankan radang tenggorokan, sakit asma, melancarkan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah masuk angin. Hal inilah yang menjadikan produk minuman jahe merah mulai digemari konsumen dan menjadipeluang usaha baru yang menjanjikan untung besar bagi para pelakunya.
Bisnis Minuman Jahe Merah

Dari sekian banyak pelaku bisnis minumanjahe merah, Darul Mahbar merupakan salah satu pengusaha yang sukses mengolah tanaman herbal tersebut menjadi produk minuman sehat yang dipasarkan hingga Florida, Amerika Serikat. Menggunakan nama Cangkir Merah dan Cangkir Mas sebagai merek produknya, setiap harinya Darul memproduksi 500 kg jahe merah menjadi minuman instan dalam kemasan sachet 25 gram dan kemasan toples dengan berat 330 gram. Produk minuman yang ditawarkan Darul meliputi jahe merah original, jahe merah creamer, serta jahe merah bubuk yang rata-rata dibandrol dengan harga Rp 1.700,00 sampai Rp 29.000,00.

Tidak hanya memproduksi aneka macam minuman jahe merah instan, Darul juga menawarkan peluang bisnis waralaba dengan mengusung brand Red Ginger Corner. Melalui outletnya yang menggunakan konsep mini café tersebut, Darul menawarkan aneka menu minuman jahe merah yang siap saji, seperti misalnya original ginger, espresso ginger, kreamy ginger, vanilalate ginger, chocolate ginger, strawberry ginger, green tea ginger dan capucino ginger. Semua menu tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu antara Rp 5.000,00 hingga Rp 7.500,00.

Disamping Darul Mahbar yang berhasil mengangkat jahe merah sebagai minuman baru yang menyehatkan, ada juga Ahmad Lutfi yang memproduksi Jahe Merah Instan Plus Nusantara. Produk tersebut diproduksi dengan cara tradisional dan bebas bahan pengawet, sehingga mutu dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi oleh para konsumen. Produk jahe merah instan buatan Lutfi dipasarkan dalam kemasan 350 gram seharga Rp 35.000,00. Selama ini strategi pemasaran yang digunakan hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, mengikuti berbagai macam event pameran dan memanfaatkan bantuan para reseller.

Dengan memanfaatkan tanaman jahe merah, Darul dan Lutfi pun kini bisa mengantongi omset puluhan juta rupiah setiap bulannya. Semoga informasi bisnis jahe merah minuman sehat beromset cerah ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang sedang bingung mencari peluang usaha. Jangan pernah takut untuk berinovasi, lihatlah peluang pasar disekeliling Anda, dan ciptakan peluang baru untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. Salam sukses.

Rabu, 07 November 2012

Bisnis Jamur Tiram Tak Akan Suram

Belum banyak yang tahu, ternyata jamur tiram adalah bisnis yang sangat menjanjikan. Kabarnya, jamur tiram akan dijadikan tanaman pangan masa depan.


Dari Cisarua-Bandung Barat, Sabili berkesempatan berkunjung ke sebuah tempat usaha budidaya jamur tiram milik Haji Djuhiya, pensiunan polisi (ajudan inspektur) yang mendapat penghargaan Satya Lencana Pembanguan oleh Presiden RI ke-2 Soeharto. Belum banyak yang tahu, ternyata jamur tiram adalah bisnis yang sangat menjanjikan. Kabarnya, jamur tiram akan dijadikan tanaman pangan masa depan.

Kerap orang menilai, masa pensiun adalah masa dimana seseorang tidak lagi berguna dan produktif. Boleh jadi benar, tapi hal itu tidak berlaku bagi Haji Muhammad Djuhiya. Di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Djuhiya membuat kelompok Citra Jamur Lestari. Kelompok ini membudidayakan jamur kayu tiram putih yang bergizi tinggi untuk memenuhi pasar lokal dan ekspor.

Awalnya, Djuhiya tidak menanam jamur. Ia semula dikenal sebagai peternak ayam, sapi dan sayur mayur. Usaha jamur tiram baru ia geluti sejak tahun 1991, sesudah memasuki masa pensiun. 

“Saya mempelopori ayam ras. Bahkan saya mendapatkan penghargaan sebagai peternak teladan nasional, khususnya sapi perah. Iseng-iseng, saya mencari inovasi baru dengan menanam jamur tiram. Ketika itu sudah ada yang menanam jamur, tapi tidak berkembang,” ungkap Djuhiya. 

Bermula dari langseng nasi, Djuhiya memindahkannya ke drum, hingga ia punya ruang-ruang khusus pembudidayaan jamur dengan menggunakan pollibag. Ia juga mendapat bantuan modal dari bank. Singkat cerita, Djuhiya sukses sebagai petani jamur tiram.

Mengikuti jejak Djuhiya, kini terdapat 600 petani yang berusaha jamur, mulai dari Cisarua, Parongpong, dan daerah lainnya. Jika digabung dalam sehari bisa menghasilkan 10-15 ton jamur tiram. Sebelumnya hanya sekilo–dua kilo. 

''Permintaan dari luar negeri sebesar 8 ton per bulan belum bisa dipenuhi,'' Djuhiya menjelaskan.

Ketekunannya membudidayakan jamur tiram, menghantarkan Djuhiya menjadi petani sukses. Ia pernah mendapatkan penghargaa Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Soeharto pada 1997. Dari pergulatannya dengan bisnis jamur, kakek berumur 73 tahun dengan 26 cucu dan bercicit 9 itu sempat berkeliling dunia dari Asia, Eropa hingga Afrika. Selatan, Zambia, Sudan, Tanzania, Kenya, Uganda, dan Makkah. 

Dalam rangka Hari Pangan se-Dunia di Roma, Djuhiya juga mendapatkan penghargaan dari FAO tahun 1985. Rencananya, Djuhiya diundang untuk menjadi pembicara di Cina.

Djuhiya kini memiliki lahan seluas 1,5 hektare, menyatu dengan tempat tinggalnya. Dalam kesempatan itu, saya diajak keliling ke tempat penanaman budiaya jamur tiram, dengan ruang-ruangnya, mulai dari pembibitan, inkubasi, dan produksi. Adapun media yang digunakan adalah serbuk gergaji, dedak, dan kapur.

Budidaya Jamur Tiram

Tahapan budidaya jamur, antara lain: membuat media dari serbut gergaji dicampur kapur dan dedak, lalu diaduk dan diayak dengan sedikit air/dibasahi; sterilisasi selama 5 jam dengan 100 derajat, dalam karung atau plastic; setelah dingin diinokulasi/masukin bibit; lalu masukan kapas, ikat dengan karung; disimpan di ruang inkubasi selama 2 bulan, baru kemudian dipanen. 

Dalam satu hari, Djihiya menghasilkan 300 kilo jamur. Untuk menghasilkan jamur yang bagus, harus memiliki kelembaban suhu 18-25 derajat. Adapun biaya operasionalnya membutuhkan 80 karung serbuk gergaji. 

Kiat sukses Djuhiya sebagai petani jamur adalah telaten, kerja keras dan jujur. “Ada modal tidak ada akal gagal, ada akal tanpa modal tidak terwujud, punya akal dan ilmu tapi tidak punya modal tidak terwujud. Bagusnya ada modal ide mekar,” ujar Djuhiya yang berpendidikan akhir Sekolah Rakyat (SR). 

Di antara banyak jenis jamur yang sekarang sedang baik prospeknya adalah Jamur Tiram Putih/Shemeji (Pleuratus Astreatus). Jamur ini disebut juga jamur kayu, karena tumbuh pada media kayu lapuk. Jenis jamur kayu lainnya adalah jamur kuping jamur shitake, dan jamur Gauderma. 

“Yang paling gampang dipasarkan adalah jamur tiram. Kini anak saya yang paling tua, H. Rahmat lebih maju usahanya,” ujar lelaki kelahiran Bandung 15 Mei 1930. , pendidikan akhir Sekolah Rakyat (SR). 

Perhimpinan petani Jamur tiram yang diketuainya (Yayasan Yampi) pernah menyumbang 100 ribu ton gabah kering ke Afrika senilai 17 M. Banyak petani Indonesia yang mendapatkan kesempatan mengajar ke Afrika. Adapun biayanya ditanggung oleh negara. 

Permintaan akan jamur siap panen dalam polybag tersebut, menurutnya, sangat tinggi, hanya saja ia belum mampu menyediakannya. Di rumahnya, tempat budidaya jamur tiram sampai saat ini, Djuhiya telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa tentang budidaya jamur tiram juga sebagai tempat PKL, sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Cisarua. 

“Banyak pemuda, baik dalam dan luar negeri yang belajar dengan saya. Mereka belajar 2-4 bulan. Menariknya, pemuda Afrika pun jauh-jauh datang ke Bandung untuk belajar budidaya jamur tiram.” (Adhes/emy)

Sumber : sabili.co.id
Diambil dari: bisnisjamurtiram.blogspot.com

Minggu, 04 November 2012

Peluang Bisnis Bubur Buah

Di negara beriklim tropis seperti Indonesia memiliki kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan yang cukup melimpah. Salah satu tanaman itu adalah tanaman buah-buahan. Bagi sebagian orang yang tinggal di perkotaan mungkin tidak akan mengalami masalah pada saat panen buah-buahan tiba, karena jumlahnya sedikit, tetapi bagi pemilik kebun panen bisa menjadi berkah tetapi bisa juga masalah. Masalah jika panen berlimpah tetapi kesulitan menjual hasil panenan tersebut. Jika disimpan tidak tahan lama. Untuk mengatasi hal tersebut buah-buahan perlu diolah menjadi aneka makanan olahan seperti Keripik Buah dan Bubur buah atau puree buah. Dengan mengolah buah-buahan menjadi makanan olahan akan memberi nilai tambah dan buah-buahan menjadi tahan lama.


Bubur Buah Dalam KEmasan

Selain keuntungan tersebut, dalam bentuk bubur, buah-buahan menjadi lebih praktis dan mudah disimpan. Kepraktisan inilah yang membuat permintaan puree di dalam maupun luar negeri cukup besar. Bahkan, pasokan yang ada belum mencukupi, kondisi ini memberikan peluang bisnis bubur buah cukup terbuka.

Salah seorang yang telah merintis usaha dalam bisnis keripik buah adalah Sholeh BH Kurdi. Dengan bendera perusahaan CV Promindo Utama, ia sudah memproduksi bubur buah sejak tahun 2004. Promindo Utama sendiri adalah salah satu binaan pengusaha Departemen Pertanian. Promindo juga menjadi pilot project produsen bubur buah di Jawa Barat.

Awalnya, Sholeh hanya ingin menampung sisa panen mangga yang berlimpah di Cirebon. Sebab, buah ini tak dapat bertahan lama dan hanya berbuah di musimnya. Dalam bentuk bubur buah, produsen mangga bisa menyimpannya sampai tujuh bulan. “Bisa bertahan hingga musim panen mangga selanjutnya,” kata Sholeh.

Untuk membuat puree itu, Sholeh melumatkan buah dan menyaringnya hingga menjadi berbentuk seperti bubur. Ia lalu memproses bubur dengan mesin pasteurisasi sebelum mengemas dan menyimpannya. Dia biasa mengemas puree dalam kemasan botol ataupun jerigen.

Sholeh tak hanya membuat puree dari Mangga. Dia juga memproduksi puree jambu biji, sirsak, stroberi, lemon, dan puree nanas. Dia menjual hampir semua produknya dengan harga Rp 15.000 per liter. Cuma harga puree mangga gedong gincu dan stroberi yang berbeda, yakni Rp 20.000 per liter dan Rp 18.000 seliter.



Bubur Buah Markisa, Sumber Foto Indonetwork

Lain lagi dengan Sutomo meski sama-sama menekuni bisnis bubur buah seperti Sholeh, tetapi dia hanya khusus membuat puree buah markisa. Dengan perusahaan di bawah bendera PT Semesta Alam Petro, Sutomo melihat bisnis puree markisa memiliki pasar yang potensial. Kini ia tengah melayani pengiriman puree markisa untuk pasar Australia. Setiap tiga bulan sekali, dia mengirim 15 ton puree markisa ke Australia. Untuk pasar ekspor, Sutomo menjual puree markisa itu seharga US$ 1,9 per kilogram. Alhasil, Sutomo meraup omzet Rp 90 juta-Rp 100 juta saban bulan dengan margin keuntungan 30%.

Untuk melayani kebutuhan pasar lokal, Sutomo memproduksi puree markisa dalam bentuk sirup. Sirup tersebut terbuat dari sari markisa murni yang dipanaskan dan ditambah gula sebagai pengawet. Dia menjual sirup markisa ini di Jakarta dan Surabaya dengan harga grosir Rp 10.000 per botol ukuran 500 mililiter. Karena produk baru, Sutomo mengumpulkan omzet Rp 20 juta per bulan. “Marginnya sangat kecil, hanya sekitar 5%,” kata Sutomo.

Cara membuat bubur markisa sedikit berbeda, Sutomo mengambil daging markisa dan memisahkan bijinya. Lalu, dia membekukan air sari buah markisa. “Selanjutnya, terserah mau membuat sirup atau jadi bahan kue,” kata Sutomo.

Sutomo melihat prospek bisnis puree markisa sangat cerah khususnya untuk pasar manca negara. Pasokannya ke Australia itu hanya separuh dari permintaan pasar di sana. Adapun kebutuhan puree markisa di Eropa mencapai 120.000 ton setahun. Kebutuhan tersebut merupakan 30% total dari kebutuhan dunia.(Galeriukm).

Sumber:

http://weekend.kontan.co.id

Rabu, 17 Oktober 2012

Berbisnis Kerupuk Tulang Ikan Lele

Ikan lele sudah tidak asing lagi di tengah-tengah masyarakat kita. Bukan hanya dagingnya saja ternyata yang bisa diolah menjadi aneka makanan, tetapi tulang ikan lele juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Tulang ikan lele yang diolah menjadi kerupuk ternyata memiliki kandungan kalsium 7.999 miligram dalam 100 gram tulang. Jumlah ini adalah tertinggi dibandingkan dengan kerupuk udang, kerupuk aci dan kerupuk ikan tenggiri.

Data tersebut adalah hasil temuan dari Siswa SMA Muhammadiyah 1 Solo yaitu Oktaviana Rahmawati dan Pratama Rachmat, yang menjadi pemenang III Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia dalam bidang IPS dan Humaniora 9-14 Oktober 2011.

Proses pembuatan kerupuk tulang lele memang dilakukan dengan beberapa kali percoban, sampai menemukan formula yang pas. Tulang lele dumbo diolah dulu menjadi tepung sebelum dibuat menjadi kerupuk dengan tambahan tepung tapioka, tepung terigu, dan bumbu-bumbu dengan komposisi tertentu.

Sebagai gambaran jika Kerupuk Tulang Lele ini akan dikembangkan menjadi bisnis, Dengan modal Rp 66.600 dapat diperoleh 1.022 kerupuk berukuran diameter 5 cm. Jika dikemas menjadi 102 bungkus dengan harga jual Rp 2.000/bungkus akan memberi keuntungan bersih Rp 137 .400. Sebuah keuntungan yang lumayan besar.

Kerupuk tulang lele memang belum begitu populer, namun dilihat dari kandungan gizi dan ketersediaan bahan yang cukup melimpah tidak mustahil ini menjadi potensi bisnis yang bagus. Selain itu dorongan pada pengembangan ekonomi kreatif bisa diwujudkan dengan kerupuk tulang lele. Selamat mencoba.
http://sains.kompas.com

Sabtu, 06 Oktober 2012

BerBisnis Franchise Makanan Tradisional

BerBisnis Franchise Makanan Tradisional


Bisnis kuliner makanan tradisional memang cukup menggiurkan untuk dilakukan. Peluang usaha kuliner memang sangat luas dan banyak peminatnya. Makanan tradisional tidak luput dari incaran para pelaku bisnis. Dengan kemasan yang menarik bisnis makanan tradisional menjadi produk yang sangat laris. Karena potensi bisnis makanan tradisional ini, banyak yang menjalankan usaha ini dengan model waralaba(franchise). Tengok saja berbagai nama bisnis kuliner yang berdiri di berbagai kota. Bisa jadi usaha itu merupakan cabang atau bisa jadi franchise dari nama yang sudah beken.

Saking larisnya bisnis kuliner makanan, berderet nama franchise makanan dapat kita temukan. Lalu jika kita ingin menjajal peluang bisnis kuliner makanan yang di-franchisekan apa yang perlu dipertimbangkan. Masing-masing pelaku franchise menawarkan keuntungan dan keunggulan masing-masing.

Yang terpenting sebelum memilih bisnis franchise makanan, pelajari terlebih dahulu dengan seksama masing-masing franchise yang ada. Lakukan riset ke berbagai lokasi yang telah menjalankan franchise tersebut.

Ada beberapa kriteria bisnis franchise yang baik, yang perlu anda cermati sebelum menentukan pilihan bisnis franchise:
1. Memiliki sistem kuat dan bermodal besar.
2. Punya laporan keuangan yang rapi, mudah dibaca, dan tak dibuat berdasarkan karangan. Akan lebih baik bila dibuat oleh akuntan publik.
3. Tak sekadar menjual bisnisnya. Tak pelit membagi pengalaman selama menggeluti usahanya, memberikan saran pada pewaralaba soal lokasi yang bagus, ada standar pelayanan dan kontrol kualitas.
4. Menyediakan pelatihan sampai tenaga kerja yang bersangkutan mahir melakukan tugasnya.
5. Menyediakan alat-alat yang dibutuhkan, sehingga pewaralaba tidak perlu membeli alat yang mahal.
6. Menyuplai makanan atau bahannya, sehingga kualitas di semua pewaralaba tetap terjaga.
7. Jujur pada pewaralaba mengenai manajemen dan kondisi keuangan waralaba miliknya.

Setelah anda mantap pada satu produk franchise, masih ada hal yang penting yang perlu dicermati, yaitu masalah perjanjian kerjasama. Perjanjian kerjasama ini mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak, yang bisa membatalkan kerjasama. Jangan sampai perjanjian ini merugikan salah satu pihak, tetapi hendaknya menguntungkan semua pihak.Semoga sukses.(/tabloidnova)

Sabtu, 29 September 2012

Peluang Usaha Sampingan Budidaya Ternak Hamster


Peluang budidaya ternak hamster cukup bagus karena hamster adalah binatang lucu dan berbentuk kecil jadi mudah dalam pemeliharaan. Pasar untuk hamster juga terbuka luas dari mulai anak-anak sampai orang dewasa.


Untuk membuat ternak hamster ini anda tinggal membeli sepasang hamster yang sudah siap beranak untuk diternakan. Satukan hamster tersebut dalam satu kandang maka beberapa hari kemudian hamster akan hamil dan kemudian melahirkan anak. Tapi ada satu kebiasaan buruk dari induk jantan hamster ini yaitu ketika dia stress kadang suka memakan anaknya sendiri yang masih bayi.

Sebaiknya ketika hamster telah lahir maka pejantan harus dipisahkan ke kandang yang lain agar bayi hamster selamat dan bisa menyusu kepada ibunya dengan tenang. Untuk memelihara budidaya hamster agar tumbuh besar dan bisa menghasilkan anak maka harus diperhatikan hal-hal dibawah ini:

Jagalah kandang supaya selalu dalam keadaan bersih dan kering. Untuk menjaga kekeringan dan kebersihan kandang, gunakanlah pasir atau serpihan kayu agar air menyerap kebawah sehingga bulu hamster tetap dalam keadaan kering dan bersih. 

Alas yang terdiri dari pasir atau serpihan kayu harus diganti sekurang-kurang 2 minggu sekali. 
Beri makanan dan minuman yang cukup. Untuk minuman jangan diberikan air karena akan menimbulkan basah dan mati, maka sebagai gantinya berilah toge yang masih segar pada pagi dan sore hari. 

Jika makanan di kandang habis, baru masukan kembali makanan yang baru supaya makanan selalu segar dan kebersihan kandang dapat terjaga. Semoga peternakan hamster anda menjadi usaha sukses yang akan memberikan anda bukan hanya hobi tapi juga keuntungan finansial. 

Sabtu, 22 September 2012

Ikan Nila | Peluang Budidaya Ternak Ikan Nila

Peluang Budidaya Ternak Ikan Nila

Peluang budidaya ternak ikan nila dapat anda buat di daerah yang memiliki sumber air yang cukup dan menjadikan ternak ikan nila sumber penghasilan baru usaha sukses anda.


Ikan Nila merupakan jenis ikan air tawar yang mudah dikembangbiakan dan memilki rasa yang gurih dan digemari masyarakat. Untuk budidaya nila ini dapat diternak di kolam berupa kolam tanah, kolam berdinding tembok atau keramba jaring apung.

Untuk kolam tanah perlu diberikan pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2 dan pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2. Setelah kolam siap benih nila bisa dimasukan ke kolam setelah 5 - 7 hari pengisian air kolam. Hal ini berguna untuk memberikan waktu terhadap ekosistem air berkembang, sehingga air kolam menjadi stabil untuk dimasuki benih ikan nila.

Benih ikan nila yang akan ditebar berukuran 8-12 cm, selain itu anda juga harus memperhatikan ukuran kolam dengan jumlah benih yang akan ditebar dengan perhitungan padat tebar 5-10 ekor per m2. Untuk makanan maka nila diberikan pelet, dedak, ampas kelapa, pellet atau sisa-sisa makanan dapur. Makanan pencapur ini penting untuk menurunkan biaya pakan ikan nila. Setelah dipelihara 4 - 6 bulan maka masa panen pun tiba, pada masa ini ikan telah berukuran sekitar 50 gram per ekor. Anda bisa memanen secara keseluruhan atau bisa juga dipanen sebagian saja sesuai dengan permintaan pasar. 

Kamis, 20 September 2012

Peluang Usaha | Usaha Sampingan Bisnis Ternak Ikan Hias

Usaha Sampingan Bisnis Ternak Ikan Hias
Peluang bisnis ternak ikan hias cukup menjanjikan, semakin hari permintaan terhadap ikan hias ini makin meningkat. Apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya permintaan akan ikan hias terus meningkat. Hal ini merupakan peluang yang bagus untuk dijadikan usaha sampingan anda.



Jenis yang diternakan bisa bermacam-macam dari mulai ternak ikan cupang, ternak ikan koi, budidaya ikan arwana dan ikan hias lainnya. Setiap jenis ikan memiliki pangsa pasarnya masing-masing, anda bisa meneliti di pasar terdekat akan permintaan ikan hias di daerah anda. Untuk memulainya anda tinggal menyiapkan media kolam atau akuarium dan beberapa bibit ikan hias. Untuk memudahkan bisnis ternak ikan hias ini anda bisa membeli benih dan tinggal konsentrasikan energi anda untuk pembesaran ikan sampai bisa dijual ke konsumen.

Pemeliharaan ternak ikan hias dipengaruhi oleh kebersihan kolam dan pakan serta nutrisi ikan menentukan baik buruknya kualitas ikan yang kita hasilkan. Usahakan juga supaya air kolam atau akuarium diganti secara berkala untuk menghindari bakteri penyakit yang ada di dalam air supaya tidak menular kepada ikan hias yang kita pelihara. Kalau ikan hias sudah siap panen maka tinggal didistribusikan ke pelanggan. Untuk pemasaran yang mudah anda tinggal mendistribusikan ke toko ikan hias, atau bisa dengan alternatif lain dengan menjual keliling langsung ke konsumen. Semoga usaha ternak ikan anda berjalan dengan lancar. 

Rabu, 19 September 2012

Ikan Cupang | Usaha Sampingan Bisnis Ternak Ikan Cupang

Prospek bisnis ternak ikan cupang mudah untuk dilakukan dilahan sempit, bahkan bisa dilakukan di teras dirumah anda. Dengan memanfaatkan sedikit ruangan anda sudah bisa beternak ikan cupang.



Ikan cupang ini merupakan jenis ikan hias yang cukup digemari masyarakat. Pengemarnyapun beragam dari mulai anak-anak sampai dengan orang dewasa. Keunikan dari ikan cupang ini selain kulitnya yang berwarna warni dan mengkilat juga ikan ini bisa diadu. Sewaktu cupang melihat cupang yang lain maka akan saling berhadapan seolah menunjukan kekuatannya masing-masing dan siap tempur. Banyak ajang atau kegiatan kontes ikan cupang dan hasilnya sang juara akan mendapatkan hadiah dan nilai jualnya akan semakin tinggi.

Untuk anda yang ingin menjadikan budidaya ternak ikan cupang ini sebagai usaha sampingan maka tinggal menyiapkan lahan dan beberapa botol untuk memisahkan cupang jagoan. Anda bisa membeli ikan cupang yang masih kecil dan dibesarkan di rumah anda, ketika sudah besar dan siap diadu baru anda jual ke pasaran. Saya rasa menjual cupang sangat mudah karena peminatnya cukup banyak. Anda bisa memilih jenis-jenis ikan cupang dengan pilihan warna beragam. Anda tinggal mencocokan jenis ikan cupang yang diternakan dengan keinginan konsumen atau pasar di tempat anda. 

Senin, 17 September 2012

Peluang Usaha Yang Bisa Dirintis Dari Rumah


Bekerja dari rumah dan menghasilkan uang jutaan rupiah tentu banyak diinginkan banyak orang. Lebih-lebih bagi wanita, usaha dari rumah banyak diidamkan agar bisa mengurus rumah tangga tetapi juga bisa menghasilkan uang. Teknologi modern lebih memungkinkan lagi untuk menjalankan usaha dari rumah. Banyak usaha yang dilakukan dari rumah menghasilkan pendapatan yang jauh lebih besar dari pekerja kantoran. Fleksibilitas usaha yang dilakukan dari rumah tanpa terikat aturan kantor membuat usaha ini menrik dilakukan.

Meski kerja dari rumah adalah kerja yang santai dan tanpa ikatan, namun harus dilakukan dengan penuh keseriusan dan kesungguhan. Bagi sebagian orang, kerja dari rumah memang terkesan membosankan. Selain itu usaha dari rumah meski menghasilkan pemasukan yang besar, namun membuat orang merasa tidak punya status pekerjaan.

Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan dari rumah, di antara usaha yang bisa dilakukan dari rumah antara lain:

1. Bisnis Online
Berkembangnya teknologi Internet hingga ke berbagai pelosok, membuat bisnis online berkembang dengan cepat. Bisnis online merupakan usaha yang bisa dilakukan dari rumah. Karena peluang usaha bisnis online ini begitu besar, banyak orang yang juga menjalankan bisnis tipu-tipu berkedok bisnis online. Misalnya saja sering kita lihat iklan di internet yang menyebutkan, ‘cara mudah mendapatkan uang jutaan rupiah dalam waktu sehari.’ Meski bisnis online memang menawarkan peluang usaha besar namun jangan mudah terjebaj tawaran yang bombastis.

Bisnis Online yang bisa dilakukan antara lain jualan online. Jualan online tidak harus berawaldari produk sendiri tetapi bisa juga menjualkan barang orang lain, menjadi distributor produk dan lain-lain. Jualan online biasanya menggunakan web, media social seperti facebook dan mengandalkan BB Messenger.

Ada lagi bisnis online untuk membuat software yang bisa dijual melalui media online.Banyak ide untuk membuat bisnis online yang bisa dikembangkan sesuai dengan kreatifitas masing-masing.

2. Menjadi Penulis
Ada banyak cara kerja dari rumah melalui skill menulis, diantaranya penulis artikel freelance, ghost writter, kontributor antologi, dan sebagainya.
Menjadi penulis bisa dilakukan bagi orang lain/perusahaan atau anda bisa membuat E-book yang bisa dijual melalu media online.
Banyak ide bisnis yang dilakukan oleh para pelaku bisnis pemula yang dikerjakan dari rumah.Selama anda kreatif menggali ide-ide bisnis anda bisa melakukan usaha dari rumah.

Sumber:
http://www.usahamandiri.org

Minggu, 16 September 2012

Bisnis Makanan | Kisah Sukses Bisnis Ayam Penyet



Meski kesuksesan hidup telah diperoleh Muhammad Rozin atau akrab disapa Pakde , tidak membuatnya merubah penampilannya yang sederhana dan bersahaja. Pakde merupakan pria pemilik warung makanayam penyet Budhe di Bengkong, Batam, Kepulauan Riau. Berkat usaha warung makan ayam penyet inilah ia bisa membeli rumah, mobil dan berbagai keperluan hidupnya. Tidak hanya satu warung makan ayam penyet yang telah didirikan, ada beberapa rumah makan ayam penyet yang ia kelola di Batam. Pengunjungnya bisa mencapai ratusan orang per hari.

Namun siapa sangka ternyata perjalanan Pakde mendirikikan rumah makan ini cukup panjang dan berliku. Semua dilakukannya dari nol dan miskin pengalaman. Awal pertama kali Pakde hijrah ke Batam pada tahun 1965, ia tidak memiliki pekerjaan sehingga ia terpaksa harus bekerja serabutan.

Berbekal uang 625 ribu ia memulai profesi sebagai tukang ojek, uang tersebut digunakan untuk menyewa sebuah sepeda motor selama sebulan. Namun tak lama kemudian, sepeda motor yang ia sewa itu disewakan ke orang lain. Pakde hanya menerima setoran dari uang sewa ojek tersebut.

Dari hasil setoran menyewakan ojek tersebut ia jadikan modal untuk membuka warung ayam penyet. Dalam mengelola usaha warung ayam penyet ini Pakde barbagi tugas dengan isterinya, isterinya diberi tugas sebagai manajer keuangan. Modal yang ia gunakan untuk membuka usaha warung ayam penyet ini hanya 1,2 juta. Selain usaha warung ayam penyet, Pakde juga menjalankan usaha warung sembako.

Ketelatenannya menjalankan setiap usaha membuat kehidupan Pakde semakin membaik, meski ia tetap mendapatkan penghasilan dari ojek, ia memiliki penghasilan dari warung ayam penyet dan warung sembako.

Dalam mengelola usaha ayam penyet , Pakde tidak sembarangan dalam masalah bumbu. Bumbu harus 100 persen asli, tidak boleh ada campuran atau imitasi. Sehingga, rasanya tetap lezat dan membuat pelanggan kangen mencobanya lagi.

Selain masalah citarasa kiat sukses usaha warung ayam penyet tergantung juga pada lokasi. Karena itu Pakde Selalu melakukan survey lokasi-lokasi yang kira-kira strategis untuk usaha ayam penyet. Cara survey lokasi untuk usaha ayam penyet cukup sederhana, pukul 00.00 WIB ke atas, dia menyurvei lokasi yang akan didirikan usaha. Jika lokasi tersebut ramai, maka dipastikan tempat itu cocok untuk usaha dagang.

Kesuksesan pakde dengan ayam penyet tidak lepas dari kegigihan dan ketekunannya merintis usaha dan mengumpulkan modal sedikit demi sedikit. Hinga kini menjadi pengusaha ayam penyet sukses di kota Batam.

Sumber:
http://www.tribunnews.com